HIDUP MEMUJI TUHAN
PUJILAH TUHAN HAI JIWAKU
(Mazmur 103:1-14)

“Memuji”,
merupakan suatu hal yang mudah dikatakan tetapi seringkali sulit dilakukan,
orang lebih mudah untuk mengucapkan perkataan buruk terhadap orang lain
daripada memuji. Tetapi ada juga orang yang rajin memuji karena ada keinginan
dalam hatinya untuk mendapatkan keuntungan dari memuji orang lain, namun itu
bukanlah pujian yang berdasar dan tulus.
Pemazmur
mengajak dirinya sendiri untuk memuji Tuhan, mengapa pemazmur mengajak dirinya
sendiri untuk memuji Tuhan? Karena pemazmur telah mengenal kabikan-kebaikan
Tuhan yang tak terhitung jumlahnya. Mazmur 103 ayat 1-14 ini hanya sebagian
dari sekian banyak alas an untuk kita memuji Tuhan, apa sajakah itu:
1. Allah adalah
Allah yang kudus, tak bercela, maka Ia layak menerima pujian. (ayat 1)
2. Allah adalah
Allah yang pemgampun, Ia telah mengampuni dosa-dosa manusia. (ayat 3)
3. Allah adalah
Allah yang menyembuhkan segala penyakit kita (ayat 3)
4. Allah adadlah
Allah yang telah menebus kita dari kebinasaan (ayat 4)
5. Allah addalah
Allah yang melimpahkan kebaikan kepada kita hingga puas, kebaikan Allah tak
terhingga.
6. Allah adalah
Allah yang penyayang, pengasih, dan panjang sabar yang tidak selalu menuntut
kita atas pelanggaran kita dan tidak menghukum kita sesuai batas pelanggaran
kita.
7. Allah adalah
pribadi yang kasih-Nya tak terhingga, setinggi langit di atas bumi.
8. Allah adalah
Allah yang mengampuni secara total, sejauh timur dari barat dijauhkannya
pelanggaran kita.
Mari perhatikan. Pujian
adalah bidang kehidupan orang percaya. Alkitab menegaskan, "Biarlah segala yang bernafas memuji Tuhan!
Haleluya!" (Mazmur 150:6). Hanya orang mati saja
yang tidak dapat memuji Tuhan. Selama kita masih bernafas kita harus
menggunakan setiap nafas kita untuk memuji Tuhan.
Ingat, pujian dapat menggerakkan kuasa sorga
dinyatakan dalam kehidupan kita. Saat pujian dinaikkan, saat itu pula
kemuliaan Tuhan melawat kita, karena "...Engkaulah
Yang Kudus yang bersemayam di atas puji-pujian orang Israel."
(Mazmur 2:3).
Sangat
banyak alasan mengapa kita harus memuji Tuhan, sebab itu marilah memuji Tuhan
melalui sikap hidup yang berkenan dan memuliakan Tuhan kita Yesus Kristus.
Amin
Comments
Post a Comment