LIDAH
MENGGUNAKAN DAN MENGONTROL LIDAH
YAKOBUS 3:1-12
Lidah adalah organ tubuh yang kecil, namun memiliki peran yang
sangat penting, karena lidah orang bisa mengetahui berbagai rasa (manis, asem,
asin, pahit, getir dll) bahkan lidah adalah organ tubuh yang memiliki akses
langsung kejantung, obat jantung dapat diberikan kepada penderita serangan
jantung dengan meletakkan di bawah lidah.
Apa yang Firman Tuhan katakana tentang “lidah”?Lidah adalah
anggota tubuh yang diciptakan oleh Allah (Kel 4:11), sehingga lidah haruslah
digunakan untuk melakukan tugas-tugas dari Allah. Lidah itu diumpamakan
seperti:
1. Pena juru
tulis yang mahir. (Mazmur 45:2), sebagai media untuk mencurahkan isi hati
dengan kata-kata yang indah.
2. Pisau cukur
yang menghancurkan (Mazmur 52:4-5), ketika lidah tidak lagi mengatakan
kebenaran, mencintai yang jahat dibandingkan yang baik, banyak berdusta
daripada kebenaran.
3. Perak
pilihan yang mengendalikan (menggembalakan) (Amsal 10:20).
Yakobus 3:1, memulai dengan sebuah larangan, “janganlah” banyak orang
di antaramu yang mau menjadi guru. Guru adalah profesi yang paling banyak
menggunakan lidah. Lidah memiliki potensi (boleh dikatakan talenta) yang besar,
dapat melakukan hal-hal yang hebat ketika dikendalikan dengan benar, tetapi
juga dapat mengakibatkan kerusakan yang hebat jika tidak terkendali.
Yakobus membandingkan lidah itu seumpama : tali
kekang kuda, yang berfungsi untuk mengendalikan suluruh gerakan kuda, lidah itu
seumpama kemudi kapal, yang mengendalikan seluruh pergerakan dan arah kapal,
lidah itu seumpama api yang menghanguskan jika tidak dikendalikan, lidah itu
lebih buas dari binatang liar yang tidak mampu dijinakkan.
Apa yang dapat dilakukan lidah?.Lidah dapat melakukan
perkara-perkara besar yang memberkati banyak orang, memuliakan Tuhan yang maha
tinggi, tetapi jika tidak dikendalikan maka lidah bisa menghancurkan,
mengutuki yang maha kuasa. Oleh sebab itu lidah harus digunakan Karena menyimpan potensi yang besar, digunakan dengan
penuh kontrol karena lidah begitu sulit dikendalikan.
Bagaimana mengontrol lidah: karena lidah sesungguhnya adalah
media menyampaikan isi hati dan perkataan sesungguhnya pancaran hati, maka
pertobatan, penyerahan hati secara total kepada Tuhan menjadi kunci
mengendalikan lidah. Apa yang ada dihati itulah yang dikeluarkan melalui lidah,
“jagalah hatimu dengan segala kewaspadaan, karena dari situlah terpancar
kehidupan” (Amsal 4:23), jangan iri hati, patah hati, sakit hati tapi jadilah
orang yang baik hati, murah hati, rendah hati maka lidah kita akan selalu
terkontrol dengan baik.
Comments
Post a Comment