PRAJURIT KRISTUS YANG TAHAN MENDERITA
MENGAMBIL BAGIAN DALAM PENDERITAAN KRISTUS
(2 Timotius 2:3)
“Ikutlah menderita sebagai seorang
prajurit yang baik dari kristus Yesus”.
Mengajak seseorang untuk
mengikuti tidak selamanya mudah, jikalau kita mengajak makan, mengajak
berbisnis yang menjanjikan tentu akan menarik minat dan cepat mendapatkan
respon. Akan tetapi ajakan untuk ikut menderita tentu akan sangat sulit untuk
mendapatkan respon yang positif, hal ini tetntu bermula dari asumsi bahwa
penderitaan adalah sesuatu yang tidak menyenangkan, penderitaan adalah sesuatu
yang negative sehingga harus dihindari.
Rasul Paulus meminta kepada
Timotius supaya ikut menderita, Timotius digambarkan oleh Paulus sebagai
Prajurit Kristus. Gambaran prajurit untuk menegaskan kepada Timotius bahwa
seorang pelayan Tuhan memiliki ketaatan yang mutlak terhadap pimpinannya, tidak
ada kata tidak bahkan meski menderita sekalipun. Ada beberapa alas an mengapa
seorang pelayan Tuhan harus hidup dalam ketaatan mutlak meskipun harus
menderita:
Pertama:
Penderitaan adalah anugrah Tuhan.
(filipi 1:29:”sebab kepadamu dikaruniakan bukan saja untuk percaya kepada
Kristus, melainkan juga untuk menderita untuk Dia,”). Firman Tuhan ini jelas,
bahwa penderitaan itu juga anugrah Tuhan, penderitaan karena nama Kristus.
Kedua:
Seorang prajurit tidak mungkin
melebihi pemimpinnya, Yesus yang adalah pemimpin kita, Dia telah mengalami
penderitaan yang sempurna, bagaimana mungkin kita tidak mengalami
penderitaan?...sesungguhnya penderitaan-penderitaan yang kita alami semakin menggenapkan
penderitaan Kristus di dalam diri kita, dan hal itulah yang membuat kita
semakin serupa dengan Tuhan.
Jadi jika demikian, berbahagialah
kita, jika karena nama Tuhan kita mengalami penderitaan, karena sesungguhnya
kita semakin disempurnakan. Amin

Comments
Post a Comment