RENUNGAN PASKAH
MENGALAMI KEBANGKITAN
“Yang kukehendaki ialah
mengenal Dia dan kuasa kebangkitan-Nya dan persekutuan dalam penderitaan-Nya,
di mana aku menjadi serupa dengan Dia dalam kematian-Nya, supaya aku akhirnya
beroleh kebangkitan dari antara orang mati.” Filipi 3:10-11
*courtesy of PelitaHidup.com
“Kematian” adalah sesuatu yang menakutkan, sesuatu yang jika bisa tidak mau dialami oleh manusia, tetapi kematian tidak dapat dihindari, dosa elah membuat manusia mengalami kematian. Namiun bagi orang percaya, kematian bukanlah akhir segalanya, kematian adalah sebuah awal kehidupan yang baru, kehidupan kekal.
*courtesy of PelitaHidup.com
“Kematian” adalah sesuatu yang menakutkan, sesuatu yang jika bisa tidak mau dialami oleh manusia, tetapi kematian tidak dapat dihindari, dosa elah membuat manusia mengalami kematian. Namiun bagi orang percaya, kematian bukanlah akhir segalanya, kematian adalah sebuah awal kehidupan yang baru, kehidupan kekal.
Tetapi bagaimanakah kita dapat
meyakinkan diri bahwa kita pada akhirnya akan mengalami kebangkitan? Firman
Tuhan menjawab pertanyaan ini.
Pertama:
Kebangkitan bukanlah hal yang mustahil,
mengapa? Karena Kristus telah mengalaminya, Paulus mengatakan bahwa ia ingin
mengenal Kristus ddan kuasa kebangkitan-Nya. Yesus benar telah bangkit, itu
artinya benar, sungguh-sungguh ada kebangkitan. Artinya ada harapan untuk
mengalami kebangkitan. Hal yang pertama kita harus percaya bahwa sungguh adda
kebangkitan orang mati.
Kedua:
Mengenal persekutuan dalam Kristus,
persekutuan Roh, artinya bahwa hidup kita bukan diri kita lagi, melainkan
Kristus yang hidup dalam diri kita, maka kita akan setia meskipun dalam
penderitaan. Penderitaan didunia ini tidak menjdaikan kita jauh dari Tuhan.
Ketiga:
Menjadi serupa dengan Kristus dalam
kematian-Nya. Yesus setia dan taat kepada Bapa sampai kematiannya, menjalankan
Misi Allah. Maka kita juga harus hidup dalam kesetiaan dan ketaatan sampai
mati, maka kita akan beroleh kebangkitan, sebab barangsiapa kehilangan nya
karena Kristus mereka akan mendapatkan hidup kekal.
Comments
Post a Comment